
Pessel,-Kabupaten Pesisir Selatan kembali mencatatkan sejarah gemilang dalam dunia pendidikan. Di bawah kepemimpinan Ketua STAI Madrasah Arabiyah Bayang, Zidni Ilman Nafi’an, S.H.I., M.A., kampus yang berlokasi di Kabupaten Pesisir Selatan ini berhasil mengirimkan mahasiswanya untuk mengikuti program International Inbound Mobility 2025 di University College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia. Pencapaian ini menjadi tonggak bersejarah karena merupakan kali pertama STAI MA Bayang mengirim mahasiswi untuk praktik mengajar ke luar negeri, membuktikan bahwa mahasiswa dari daerah mampu bersaing di tingkat internasional.
Program yang berlangsung dari 24 Desember 2025 hingga 1 Februari 2026 ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, S.H., M.H. dan Wakil Bupati Dr. H. Risnaldi Ibrahim, S.Ag., M.M., M.H. Dukungan moril dan materiil dari pemerintah daerah ini menjadi bukti nyata komitmen Pesisir Selatan dalam memajukan kualitas pendidikan dan membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensinya di kancah global. (Minggu, 01/02/26).
Putri Ramadhani, mahasiswa STAI MA Bayang yang terpilih mengikuti program ini, ditempatkan di Tadika Tahfiz Negri Pahang Tanjung Lumpur. Selama menjalankan praktik mengajar, ia mendapatkan pengalaman berharga dalam mengenal berbagai karakter peserta didik, sistem pembelajaran yang menerapkan student center, serta kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendidik anak. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan pedagogisnya, tetapi juga membuka mata tentang bagaimana nilai-nilai karakter, kedisiplinan, dan kemandirian ditanamkan sejak usia dini.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran penting Bapak Engkizar, S.IQ, S.Pd.I M.Ed., founder Yayasan International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC). Sebagai inspirator utama, beliau memberikan semangat dan motivasi yang meyakinkan mahasiswa bahwa anak daerah pun mampu berprestasi di tingkat internasional. Visi dan dedikasinya dalam membuka akses pendidikan global bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat telah membuka jalan bagi generasi muda untuk menapaki dunia yang lebih luas.
Selama program berlangsung, mahasiswa tidak hanya fokus pada kegiatan akademik. Mereka juga berkesempatan mengenal budaya Malaysia melalui berbagai kunjungan edukatif, seperti ke Muzium Sungai Lembing yang menyimpan sejarah pertambangan timah, Cameron Highlands dengan kebun teh ‘BOH’ Tea Center, Natural Batik Village, hingga ikon Malaysia, Petronas Twin Tower. Pengalaman ini memberikan perspektif baru tentang pentingnya melestarikan budaya dan sejarah sebagai identitas suatu bangsa.
Puncak dari program ini adalah Majlis Malam Sedetik Pertemuan Sejuta Kenangan yang diselenggarakan pada 31 Oktober 2025. Dalam acara tersebut, mahasiswa STAI MA Bayang berhasil membawakan drama Malin Kundang ke panggung internasional, menunjukkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Malaysia. Kesuksesan pementasan ini membuktikan bahwa kesenian dan budaya Indonesia memiliki daya tarik universal yang tidak lekang oleh waktu.
Perpisahan dengan para muallimah di Tadika Tahfiz Negri Pahang pada 30 Oktober menjadi momen yang penuh haru. Para muallimah mengapresiasi kesungguhan mahasiswa PL-LN dalam mempelajari ilmu dan merealisasikan pengetahuan yang mereka miliki. Penerimaan yang hangat dan penghargaan yang diberikan menjadi bukti bahwa dedikasi dan profesionalisme mahasiswa STAI MA Bayang diakui di negeri jiran.
Program ini juga melibatkan berbagai kegiatan pengembangan diri, seperti mengikuti Skuad Celik Kewangan bersama Bank Negara Malaysia dan pengabdian masyarakat di PETAMA yang diisi oleh Ketua STAI MA Bayang. Kegiatan-kegiatan ini memperkaya pengalaman mahasiswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam aspek manajemen keuangan dan kepedulian sosial, yang akan sangat berguna bagi masa depan mereka.
Kepemimpinan Zidni Ilman Nafi’an, S.H.I., M.A. sebagai Ketua STAI MA Bayang terbukti mampu membawa institusi ke arah yang lebih progresif dan berorientasi global. Dengan didampingi Waket III Dr. Lara Agnesta Putri, M.Pd.I., beliau berhasil membangun kerjasama internasional yang membuka peluang bagi mahasiswa untuk berkembang dan bersaing di tingkat global. Visi kepemimpinannya yang fokus pada peningkatan kualitas dan akses pendidikan internasional telah membuahkan hasil nyata.
Kisah sukses mahasiswa STAI MA Bayang ini menjadi bukti bahwa dengan semangat, kerja keras, dan dukungan yang tepat, tidak ada yang mustahil. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang, memberikan kesempatan kepada lebih banyak mahasiswa untuk menapaki kancah internasional. Bagi generasi muda, terutama yang berasal dari daerah, pencapaian ini menjadi inspirasi bahwa mimpi untuk berprestasi di tingkat global bukanlah sekadar angan-angan, melainkan kenyataan yang dapat diraih dengan tekad yang kuat dan kerja nyata.
Selengkapnya:https://putriramadhani71.wordpress.com/2025/12/24/laporan-ppl-ln-tadika-tahfiz-negri-pahang-tanjung-lumpur/[/embed]
By. Muhammad Yunus