Ketua STAI Madrasah Arabiyah Bayang Terima Kunjungan BPS Kabupaten Pesisir Selatan

Pesisir Selatan -, Ketua STAI Madrasah Arabiyah Bayang, Zidni Ilman Nafi’an, MA, menerima kunjungan resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesisir Selatan dalam rangka sosialisasi Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaboratif di lingkungan kampus. (Senin, 20/04/26).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah, khususnya dalam mendukung penyediaan data ekonomi yang akurat dan terpercaya. Kehadiran BPS disambut langsung oleh Ketua STAI beserta jajaran civitas akademika dengan antusiasme tinggi.

Dalam sambutannya, Zidni Ilman Nafi’an menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus sebagai mitra strategis dalam menyukseskan sensus ekonomi. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya data dalam pembangunan.

Pihak BPS Kabupaten Pesisir Selatan yang hadir terdiri dari Kepala BPS Hendro Seprita Desa, SST, M.Si
Kasubag Ade Putra, SE
Ketua Tim SE 2026 Ilhamsyah Akwan, SE, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang bertujuan untuk memotret kondisi riil perekonomian masyarakat, mulai dari usaha mikro hingga skala besar. Data ini nantinya akan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pemerintah yang lebih tepat sasaran.

Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang tujuan, manfaat, serta mekanisme pelaksanaan sensus. Tidak hanya itu, BPS juga mengajak seluruh civitas akademika untuk berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi interaktif antara mahasiswa, dosen, dan tim BPS. Berbagai pertanyaan seputar pelaksanaan sensus, tantangan di lapangan, hingga peluang keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pendataan turut dibahas secara terbuka.

Mahasiswa STAI Madrasah Arabiyah Bayang menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap program ini. Banyak di antara mereka yang melihat sensus ekonomi sebagai peluang untuk belajar langsung di lapangan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Ketua STAI berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya data yang valid dan akurat. Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga agen perubahan dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Di sisi lain, pihak BPS menyampaikan harapan agar kerja sama dengan perguruan tinggi dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi ini dinilai sangat strategis dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah semakin kuat. Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya sekadar program pendataan, tetapi juga gerakan bersama untuk membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan.
By. Muhammad Yunus

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *