
Painan-, STAI Madrasah Arabiyah Bayang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi intelektual yang sadar politik dan berintegritas melalui kegiatan pertemuan bertema Kelas Politik bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai demokrasi, pengawasan pemilu, serta peran strategis generasi muda dalam menjaga kualitas politik bangsa.(Senin, 27/04/26).
Acara yang berlangsung penuh semangat tersebut menghadirkan jajaran penting Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, di antaranya Anggota sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Nurmaidi, S.HI., Anggota/Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Bambang Putra Niko, S.Pd., serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Rinaldi, S.Pd., S.H., M.Si. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam membangun pemahaman politik yang sehat di kalangan mahasiswa.
Dari pihak kampus, kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Ketua STAI Madrasah Arabiyah Bayang, Zidni Ilman Nafi’an, MA., yang didampingi Wakil Ketua III, Dr. Lara Agnesta Putri, M.Pd. Kehadiran pimpinan kampus menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan literasi politik mahasiswa sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepemimpinan masa depan.
Dalam sambutannya, Ketua STAI Madrasah Arabiyah Bayang menegaskan bahwa mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran politik yang matang, santun, dan bertanggung jawab. Menurutnya, kelas politik ini merupakan langkah nyata kampus dalam menyiapkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan demokrasi Indonesia.
Nurmaidi, S.HI. dalam pemaparannya menekankan pentingnya partisipasi aktif mahasiswa dalam pengawasan demokrasi, terutama dalam mencegah praktik-praktik politik yang merusak nilai keadilan pemilu. Ia mengajak mahasiswa untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.
Sementara itu, Bambang Putra Niko, S.Pd. memberikan wawasan mendalam terkait aspek hukum pemilu dan penyelesaian sengketa politik. Ia menjelaskan bahwa pemahaman hukum politik sangat penting agar generasi muda tidak mudah terjebak dalam praktik-praktik politik yang melanggar aturan serta mampu menjadi pelopor demokrasi yang beretika.
Kepala Sekretariat Bawaslu, Rinaldi, S.Pd., S.H., M.Si., juga menyampaikan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan Bawaslu menjadi langkah strategis dalam membangun budaya politik yang cerdas dan kritis. Menurutnya, mahasiswa adalah kekuatan besar dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pemikiran ilmiah dan keterlibatan sosial.
Kegiatan kelas politik ini berlangsung interaktif dengan diskusi yang penuh antusiasme. Mahasiswa STAI Madrasah Arabiyah Bayang aktif menyampaikan pertanyaan, gagasan, serta pandangan kritis terkait kondisi politik dan demokrasi saat ini. Hal ini menunjukkan tingginya semangat mahasiswa untuk memahami serta terlibat dalam pembangunan sistem politik yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, STAI Madrasah Arabiyah Bayang semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik dan keagamaan, tetapi juga serius dalam mencetak generasi pemimpin yang sadar demokrasi, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Pertemuan kelas politik ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara STAI Madrasah Arabiyah Bayang dan Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan dalam menciptakan mahasiswa yang cerdas politik, kuat moral, serta siap menjadi penjaga demokrasi Indonesia yang berkualitas di masa depan.
By. Muhammad Yunus