
Pesisir Selatan, 17 Oktober 2025. Aula MTsN 1 Pesisir Selatan dipenuhi semangat dan antusiasme puluhan anggota Dharma Wanita yang hadir untuk menimba ilmu dan inspirasi. Kehadiran Zidni Ilman Nafi’an, S.H.I., MA, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) MA Bayang sebagai narasumber dalam acara Dharma Wanita ini menjadi momen berharga bagi para perempuan pendidik dan istri pegawai negeri sipil untuk memperoleh perspektif baru tentang peran strategis perempuan dalam membangun generasi yang berkualitas.
Dalam paparannya yang penuh semangat, Zidni Ilman Nafi’an menyampaikan materi yang menyentuh hati sekaligus membuka wawasan tentang bagaimana perempuan dapat menjadi agen perubahan di tengah keluarga dan masyarakat. “Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Kualitas sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kualitas perempuannya,” ungkap beliau dengan penuh keyakinan, membuat para peserta mengangguk setuju dan memberikan tepuk tangan meriah.
Sebagai akademisi yang memiliki latar belakang Sarjana Hukum Islam dan Magister Agama, Zidni Ilman Nafi’an mampu memadukan perspektif syariah dengan realitas kehidupan modern yang dihadapi para perempuan saat ini. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara peran domestik dan peran sosial perempuan, tanpa harus mengorbankan salah satunya. “Islam sangat memuliakan perempuan dan memberikan ruang bagi mereka untuk berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan,” jelasnya dengan lugas.
Acara yang dipandu dengan apik oleh tim Dharma Wanita MTsN 1 Pesisir Selatan ini berlangsung interaktif. Para peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengasuhan anak di era digital, mengelola waktu antara keluarga dan pekerjaan, hingga bagaimana membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Zidni Ilman Nafi’an menjawab setiap pertanyaan dengan bijak, diselingi contoh-contoh praktis yang membuat materi semakin mudah dipahami dan diterapkan.
Ketua Dharma Wanita MTsN 1 Pesisir Selatan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran dan kepakaran yang dibagikan oleh Ketua STAI MA Bayang. “Kami sangat bersyukur bisa menghadirkan narasumber yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga mampu menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan aplikatif. Ini sangat bermanfaat bagi kami semua,” ungkapnya dengan penuh rasa terima kasih.
Sebelum menutup sesi, Zidni Ilman Nafi’an memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta untuk terus belajar dan mengembangkan diri. “Jangan pernah berhenti belajar, karena ilmu adalah cahaya yang akan menerangi setiap langkah kita. Perempuan yang berpendidikan akan melahirkan generasi yang cemerlang dan berakhlak mulia,” pesannya dengan tulus, meninggalkan kesan mendalam di hati para peserta.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang akrab antara narasumber dan peserta. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wadah silaturahmi sekaligus peningkatan kualitas diri para anggota Dharma Wanita, sehingga mereka semakin siap menjadi pilar kuat dalam keluarga dan masyarakat. Kehadiran tokoh akademisi seperti Zidni Ilman Nafi’an membuktikan bahwa STAI MA Bayang senantiasa berkomitmen untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan di Pesisir Selatan.
By. M. Yunus